Skip to content

Menghadapi hutang piutang

Agustus 26, 2009

Dalam dunia bisnis,hal hutang-piutang sudah menjadi hal yang wajar dan lumrah di masa sekarang ini.Kadang dunia perbankan saat ini memberikan kemudahan dalam membarikan kredit (hutang) dalam berbagai bidang usaha.Disaat  kita lancar dalam usaha pihak yang berhubungan dengan kita akan selalu memberikan kepercayaan yang penuh dalam bisnis yang dijalankan,dan apabila mandeg dalam pembayaran ,bagaimana kita harus bisa menyelesaikan kaitan hutang tersebut.Caranya adalah :

  • Bila kita terlambat dalam menyelesaikan hutang kita dan belum mempunyai dana untuk membayar hutang kita,sebaiknya sebelum datang yang nagih,kita ketemu lebih awal atau memberikan informasi sebelum masa pembayaran tiba kepada pihak yang bersangkutan.Karena dengan pemberitahuan awal.minimal rekan kita menjadi tahu dana yang akan di belanjakan selanjutnya.
  • Bila kita belum bisa membayar penuh,segera lakukan pertemuan dengan yang bersangkutan baik Bank ataupun perorangan,jangan menunggu kita ditagih,agar silaturahmi tetap terjaga dan bisnis bisa jalan terus dengan memberikan informasi kesusahan perjalanan pembayaran.
  • Bila ada yang menagih,jangan sekalipun kita menghindar dari orang tersebut,karena bila kita menghindar maka kekesalan akan datang dari pihak penagih dan jalan buntu akan datang kemudian.
  • Pihak yang menghutangkan akan lebih bahagia bila kita selalu menemuinya,minimal meminta maaf atas semua keterlambatan yang terjadi,dan pemikiran rekan kita akan lebih baik karena merasa tanggung jawab yang di tunjukan oleh kita menuju kebaikan usaha.
  • Bila sama sekali belum bisa bayar,karena dana yang tersedia sangat tidak ada.segera temui orang yang bersangkutan agar memberikan solusi yang terbaik untuk usaha selanjutnya.

Permasalahn diatas adalah pengalaman yang pernah terjadi pada diri penulis,setelah menjalankan solusi diatas,alhamdullilah semua telah terlampaui dengan baik,dan hubungan berlangsung sampai sekarang,pihak yang memberikan hutang jadi lebih percaya dengan usaha selanjutnya,dan memberikan peluang selanjutnya,sehingga penulis diberikan kembali kepercayaan dengan diberikan modal kembali dalam usaha selanjutnya,.dan bisa menyicil sebagian hutang dengan setiap pembelian dilebihkan dalam menyetor pembayaran yang baru.semoga bisa bermanfaat dalam sukses menghadapi permasalahan hutang kita.

Salam sukses

Cara terbaik sukses tanpa menghilangkan kepercayaan dari pemodal.

5 Komentar leave one →
  1. April 5, 2010 3:10 pm

    nice share…
    thanks!!

    this just for shared too, OK!!
    Lintas Berita Populer
    Download Software Full Version
    Download Game Gratis & Full

  2. irawani permalink
    Desember 14, 2010 6:50 am

    mudah2an berhasil…….. saat ini saya sedang dilanda hutang senilai hampir 300jt. hutang pd pemodal 150jt, hutang dagang 45jt hutang lain2 25jt. saya bingung menghadapinya, dagang sedang sepi semua tagihan harus saya selesaikan bulan ini, kalau tidak….. saya tidak tahu. uang entah kemana untuk menutupi kebutuhan sehari hari juga gali lobang tutup lobang…. doakan saya bisa melalui semua ini….. aamien

  3. Desember 14, 2010 11:47 am

    amin pak…semoga selalu dalam kelancaran dan diberikan kemampuan untuk membayar kewajibannya

  4. Juli 26, 2011 2:00 am

    Dimana2 pebisnis pasti gak jauh2 dari hutang, seperti saya ini.
    Saya berhutang sama rekan bisnis si A, dan rekan bisnis saya yang lain si B juga punya hutang sama saya.
    Saya sampai bingung bagaimana menagihnya. Padahal saya menunggu rekan B membayar hutang sama saya, tapi di lain pihak saya terus di teror dengan si A.

  5. Juli 26, 2011 8:38 am

    Kejadian pasti sama pak,lakukan lah sesuai tulisan diatas,kalo yang punya hutang ke kita belum bayar,,,lakukanlah sabar dan mendoakannya baik,pasti Tuhan tahu yang kita inginkan.dan yang perlu diigat,bahwa harta tersebut belum waktunya milik kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: