Lompat ke isi

4 Nama Dicoret FIFA,Sebaiknya anda Berjiwa Besar

April 21, 2011

www.gaol.com

Peluang Nurdin Halid, Nirwan Dermawan Bakrie, George Toisutta dan Arifin Panigoro untuk menjadi ketua umum PSSI akhirnya tertutup.

FIFA akhirnya tetap memutuskan keempat nama yang akan diajukan ke calon Ketua Umum PSSI, yaitu Nurdin Halid, Nirwan Dermawan Bakrie, George Toisutta dan Arifin Panigoro, untuk tidak diperbolehkan mencalonkan diri dalam Kongres PSSI mendatang.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar, dalam jumpa pers di ruang VIP stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.

“Sesuai dengan rapat komite eksekutif FIFA, keempat bakal calon yang sudah dibatalkan oleh komite banding sebelumnya, dilarang untuk ikut maju lagi dalam kongres PSSI mendatang, keputusan ini sudah final,” ujar Agum Gumelar.

Selain itu, FIFA juga tidak menyetujui Komite Pemilihan yang terbentuk di kongres dadakan pada tanggal 14 April, karena sesuai surat FIFA terdahulu Komite Normalisasi juga bertindak sebagai Komite Pemilihan.

Tetapi FIFA tidak menganulir semua keputusan di kongres dadakan tersebut, Agum menjelaskan bahwa Komite Banding yang terbentuk di kongres tersebut tetap disetujui oleh FIFA.

“Itulah keputusannya, tidak kami tambahkan ataupun kami kurangi, ada surat resmi dari FIFA mengenai semua keputusan ini,” jelas Agum.

Dengan demikian, peluang George Toisutta, Arifin Panigoro dan Nirwan Bakrie, menjadi ketua umum PSSI tertutup. Dan dipastikan mayoritas pemilik suara yang terlanjur mencantumkan nama mereka harus merevisinya.

RESMI : FIFA tidak mengakui kepengurusan PSSI

April 5, 2011

Goal.com

Kegagalan menggelar kongres komite pemilihan dan komite banding di Pekanbaru pada 26 Maret lalu, serta tidak berhasil mengendalikan Liga Primer Indonesia [LPI] membuat FIFA tak mengakui lagi kepemimpinan Nurdin Halid sebagai ketua umum PSSI.

Dilansir laman resmi FIFA, berdasarkan hasil rapat Komite Darurat FIFA di Zurich, Swiss, pada 1 April, diputuskan, sesuai dengan statuta FIFA artikel 7 pasal 2, komite normalisasi akan mengambil alih peran komite eksekutif [Exco] PSSI.

Komite Darurat FIFA menganggap pemimpin PSSI sudah tidak mengendalikan persepakbolaan Indonesia dengan salah satu bukti masih adanya LPI, yang didirikan tanpa keterlibatan PSSI.

Selain itu, kegagalan menggelar kongres komite pemilihan dan komite banding di Pekanbaru pada 26 Maret lalu yang mengadopsi electoral code, dan memilih komite pemilihan menjadi salah satu pertimbangan.<script type=”text/javascript” src=”http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=2;sz=160×600;ord=569441?area=2l&pos=2&ord=569441″></script>

“Karena itu, Komite Darurat FIFA mengambil kesimpulan kepengurusan PSSI di bawah pimpinan Nurdin telah kehilangan kredibilitas, dan tidak berada dalam posisinya lagi untuk memecahkan krisis yang terjadi. Semua tugas Exco diambil alih Komite Normalisasi,” demikian dilansir laman FIFA.

Ada tiga tugas Komite Normalisasi yang telah ditetapkan Komite Darurat. Tugas itu adalah menggelar kongres berdasarkan electoral code FIFA dan Statuta PSSI sebelum 21 Mei 2011, kemudian mengambil alih LPI di bawah kendali PSSI atau menghentikan kompetisi tersebut secepat mungkin.

Tugas ketiga Komite Normalisasi adalah mengendalikan kegiatan PSSI dengan spirit rekonsiliasi untuk perbaikan sepakbola Indonesia.

Komite Normalisasi ini terdiri dari pihak-pihak di persepakbolaan Indonesia yang tidak terlibat di PSSI. Komite Normalisasi ini juga bertindak sebagai Komite Pemilihan. Komite Darurat FIFA juga memastikan keempat calon ketua umum PSSI yang ditolak Komite Banding pada 28 Februari lalu, tidak bisa dicalonkan lagi.

Seperti diketahui, keempat calon yang telah ditolak Komite Banding beberapa waktu lalu adalah Nurdin Halid, Nirwan D Bakrie, George Toisutta dan Arifin Panigoro.

Inilah Surat FIFA Untuk Kongres Pekanbaru

Maret 30, 2011

Dear Bima

Thank you for your message.

Pengamat FIFA itu dicegah karena dapat mengamati Majelis Umum PSSI diPekanbaru pada tanggal 26 Maret oleh kepemimpinan PSSI.

Klaim dari Sekretaris Jenderal PSSI bahwa FIFA yang memutuskan untukmembatalkan Kongres PSSI untuk alasan keamanan dugaan benar-benar palsu.Sebaliknya, pengamat FIFA berulang kali diminta untuk pergi ke tempat Kongresdan dicegah dengan berbuat demikian oleh kepemimpinan PSSI.

Setelah FIFA menerima laporan resmi dari pengamat tersebut, FIFA akanmengajukan situasi tersebut ke badan relevan untuk keputusan.

Kind Regards,

FIFA

Baca teks ASLINYA

————————————————————————————————————————————-

Perwakilan FIFA yang bertugas untuk memantau jalannya kongres PSSI di Pekanbaru, Frank Van Hattum, dikabarkan membantah bahwa dirinya telah merekomendasikan PSSI untuk membatalkan kongres, bahkan Frank mengaku dihalang-halangi masuk ke area kongres oleh PSSI.

GOAL.com Indonesia mencoba untuk memastikan hal tersebut dengan mengirim surat elektronik kepada FIFA. Kami juga menanyakan tentang reaksi FIFA terhadap situasi yang dihadapi sepakbola Indonesia saat ini.

Dalam surat balasannya, FIFA menyatakan bahwa klaim dari sekretaris jendral PSSI (Nugraha Besoes) yang menyatakan bahwa pihak FIFA yang memutuskan untuk membatalkan kongres adalah sepenuhnya salah. FIFA mengungkapkan bahwa wakilnya terus meminta untuk melihat situasi di area kongres, tetapi dihalangi oleh pimpinan PSSI.

Sementara itu, FIFA belum dapat mengeluarkan keputusan resmi mengenai situasi pada sepakbola Indonesia saat ini. FIFA akan melaporkan situasi di kongres kepada badan yang berwenang untuk membuat keputusan.

“Pengawas FIFA dicegah untuk mengawasi kongres PSSI di Pekanbaru pada 26 Maret oleh pimpinan PSSI,” demikian pernyataan FIFA.

“Klaim Sekjen PSSI bahwa FIFA yang memutuskan untuk membatalkan Kongres PSSI dengan alasan keamanan sama sekali tidak benar. Sebaliknya pengawas FIFA sudah berulang kali minta untuk mendatangi tempat Kongres dan dihalangi oleh pimpinan PSSI.”

“Setelah FIFA sudah menerima laporan resmi dari pengawas, FIFA akan meneruskannya kepada badan yang bersangkutan untuk memberikan keputusan.”

Berikut surat dari FIFA kepada Bima Prameswara Said, direktur GOAL.com Indonesia:

Keputusan FIFA untuk Nurdin Halid

Maret 4, 2011

Jakarta (ANTARA) – FIFA telah membuat langkah penting untuk menentukan status ketua umum PSSI Nurdin Halid.

FIFA merekomendasikan bahwa Nurdin Halid tidak mungkin untuk dipilih kembali saat masa jabatannya berakhir bulan ini, kata sumber dekat dengan Komite Asosiasi FIFA seperti dikutip situs Worldfootballinsider, Kamis.

Satu upaya besar untuk mengakhiri delapan tahun kepemimpinan Nurdin Halid yang sempat memimpin organisasi PSSI dari sel penjara karena kasus korupsi.

Dalam kode etik FIFA, mereka yang sudah telah menjalani hukuman penjara memang dilarang untuk kembali memegang kekuasaan dalam keorganisasian.

Dalam laporan itu, memang ada kekhawatiran bagi pihak yang anti-Nurdin Halid jika ada anggota Komite Eksekutif FIFA yang melindungi Nurdin.

FIFA dalam hal ini memahami situasi yang sedang berlangsung di Indonesia dan akan membahasnya lebih lanjut. Rapat Komite Eksekutive (Exco) FIFA berlangsung di Zurich, Swiss, pada Rabu dan Kamis waktu setempat. Rapat Exco FIFA ini langsung dipimpin oleh Presiden FIFA, Joseph Sepp Blatter.

LPI Telat membayar Gaji Pemain PSM

Februari 15, 2011

Para pemain PSM Makassar mulai resah dengan keterlambatan gaji yang dialami setiap bulan berjalan. Saat masih berlaga di Superliga Indonesia (ISL), mereka mengaku setiap tanggal 5 gaji sudah terkirim ke rekening masing-masing.

“Katanya profesional, tapi kok kondisinya seperti ini. Saat masih di ISL, justru tak pernah telat,” kata salah seorang pemain PSM yang tak mau disebutkan namanya.

Bukan hanya gaji, down payment (DP) kontrak dua musim pun belum diterima secara penuh oleh para pemain. Mereka baru mengantongi DP senilai 10 persen dari seluruh nilai kontrak.

“Terus terang ini menggangu konsentrasi kami. Apalagi memang berbeda sistem pembayaran bonus sejak masih di ISL,” terangnya.

Sejak PSM memilih berkompetisi di LPI, manajemen tim juga beralih. Manajemen lama di bawah kendali Hendara Sirajuddin yang juga adik kandung Walikota Makassar yang mengundurkan diri.

Meski mengandalkan APBD, gaji tak pernah telat. Inilah yang menyulut kekecewaan para pemain PSM karena setelah dibiayai bukan APBD justru sering telat.

Direktur Keuangan PSM, Eras Rahmat mengatakan, keterlambatan gaji para pemain PSM itu karena memang pihak konsorsium LPI sering telat mengirimkan dana. “Kami tak bermaksud menahan gaji pemain. Kalau memang sudah ada, langsung kami bagikan. Dari sana (LPI) yang memang sering telat. Harus dimaklumi karena memang ada 19 klub yang diurus. Apalagi ini bukan dana sedikit,” terang Eras.

Sesuai perjanjian dalam klausul kontrak pemain PSM, seharusnya mereka menerima gaji antara tanggal 1-10 setiap bulan berjalan. Namun hingga tanggal 14 Februari, gaji belum diterima. Bonus para pemain PSM yang biasanya dibayarkan setiap selesai pertandingan juga belum didapatkan. Padahal PSM sudah melakoni empat pertandingan melawan Persema Malang, Aceh United, Batavia Union dan Real Mataram. PSM baru mengumpulkan lima poin, hasil dari sekali menang dan dua kali seri.

“Pembayaran bonus dibayarkan satu bulan sekali. Ini berbeda saat masih ISL. Usai bertanding dan menang, manajemen langsung membagikan bonus,” terang Eras. (gk-27)

Laporan Aydin Khalfani dari Makassar

 

Gugatan Buat Nurdin Halid

Februari 10, 2011

JAKARTA, KOMPAS.com — Keabsahan Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI kembali dipertanyakan. Kali ini kelompok Masyarakat Sepak Bola Nasional melayangkan gugatan hukum soal keberadaan Nurdin di posisi tertinggi otoritas sepak bola Indonesia tersebut.

“Saya, Tondo Widodo, Abubakar Assegaf, dan Sumaryoto, yang mengatasnamakan Masyarakat Sepak Bola Nasional, akan melayangkan gugatan kepada PSSI lewat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan tersebut dilayangkan pada 17 Januari lalu,” kata CEO Persebaya Surabaya 1927, Saleh Mukadar, Rabu (9/2/2011) di Jakarta.

Saleh menegaskan, gugatan itu diutarakan karena jabatan Nurdin sebagai Ketua Umum PSSI telah melanggar statuta FIFA. “Di statuta FIFA dikatakan bahwa ketua umum tidak boleh dijabat oleh mantan narapidana,” ucap Saleh.

PSSI, kata Saleh, bersikeras menganggap jabatan Nurdin sah karena sesuai dengan statuta PSSI. Namun, Saleh menganggap PSSI sengaja mengubah statuta FIFA saat diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

“Padahal, PSSI sendiri bilang kalau ada perbedaan pemahaman antara versi Inggris dan versi Indonesia, maka yang digunakan adalah versi Inggrisnya,” ucap Saleh.

Yang dimaksud Saleh adalah Statuta Standar FIFA Pasal 32 Ayat 4 yang berbunyi, “The members of the Executive Committee… must not have been previously found guilty of a criminal offence.” Artinya, anggota komite eksekutif tidak boleh pernah dinyatakan bersalah atas tindakan kriminal.

Pada Statuta PSSI Pasal 35 Ayat 4, ketentuan itu melenceng. Di situ tertulis, “Anggota Komite Eksekutif… harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan kriminal pada saat kongres serta berdomisili di wilayah Indonesia.”

Ketika ditanya kenapa baru sekarang mengajukan gugatan tersebut, Saleh beralasan gugatan semacam ini sebetulnya melalui Arbitrase Olahraga yang dibentuk oleh PSSI. “Tetapi sekarang lembaga itu belum dibentuk. Makanya, kami mengajukan lewat pengadilan negeri,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, apa yang dilakukan oleh PSSI juga telah melanggar Sistem Keolahragaan Nasional (Siskornas).

Kekurangan dan Keunggulan PSSI Dan LPI

Januari 15, 2011

Kisruh persepakbolaan Indonesia sekarang membingungkan pecinta bola di negeri ini.Kenapa terjadi? Karena banyak faktor yang menjadikan perseteruan menjadi menguap.mungkin salah satunya ada dibawah ini:

  1. PSSI benar adalah induk organisasi sepak bola Indonesia tapi mungkin ada yang salah dengan para pemimpinnya.
  2. PSSI benar dengan ISL yang Bikinan  FIFA dan AFC tapi Tidak ada salahnya memulai pendekatan dengan LPI
  3. PSSI benar tidak mengakui LPI,karena LPI tidak menghargai PSSI
  4. PSSI salah,karena langsung menghujat LPI kompetisi Hiburan
  5. LPI Salah dengan segala prosedurnya yang menurut PSSI harus benar
  6. Pemerintah Salah,karena sebelum terjadi tidak ada tindakan musyawarah
  7. PSSI salah karena mengunakan dana APBD untuk Klub,LPI mengunakan dana pribadi
  8. LPI salah karena angkuh dengan menggelar kompetisi dengan kekayaan seseorang
  9. LPI merasa sakit hati,PSSI tidak mau introspeksi
  10. Pemegang jabatan di PSSI katanya  tidak bermutu ,LPI merasa ingin memperbaiki sepakbola Indonesia
  11. PSSI dan LPI sama-sama angkuh dan pasti jalan keluarnya kacau
  12. LPI terlalu mementingkan bisnis,padahal PSSI pun demikian dengan LSI
  13. LPI seperti kacang lupa pada kulitnya,PSSI ingin makan kacang dan kulitnya
  14. PSSI membina generasi muda,LPI hanya baru akan memulai
  15. PSSI harus diperbaiki,LPI harus sadar diri
  16. Bayaran LPI cukup tinggi sehingga menggiurkan setiap pemain dan strukturnya
  17. Pemain asing LPI banyak karena untuk bisnis,tapi mana pemain Indonesianya ? asing?
  18. PSSI kurang dalam penataan pemain serta Klub sehingga ada beberapa yang hengkang
  19. LPI mengikuti aturan mana kalau tidak diakui FIFA ?
  20. Jangan terlalu berharap,kepada kompetisi yang katanya menjanjikan perubahan,sebetulnya perubahan ditubuh PSSI akan terjadi setelah ada kongres selanjutnya.
  21. Menghormati,menghargai dan memaafkan adalah jalan terbaik bagi kedua pihak
  22. Juara ISL bisa mengikuti piala Champions Asia,kalo LPI mau kemana?
  23. Apakah LPI akan lanjut ? semua tergantung pengelolaan,kalo PSSI sudah dikelola dengan wajar,karena membina banyak potensi anak muda

Wah capek juga ………mencari beberapa kemungkinan benar dan kelirunya organisasi sepakbola Indonesia saat ini,yang jelas Semua Merasa Benar,coba kalo salah satu merasa salah ……pasti akan ada jalan keluar yang terbaik.(baca : Persik Mulai Bimbang dengan LPI)

Katanya mau Sepakbola Indonesia Maju………….Tapi yang punya uang dan yang punya jabatan pada EGOIS,.

Gimana mau Maju……………kalo kepentingan Bangsa Saja diabaikan dengan segala kekuatannya…………………..

PSSI kayaknya ketakutan banget sama LPI,padahal LPI baru mulai dan belum tentu bisa berjalan dengan mulus………Ada diatas dan dibawah……….hey hey hey pada sadar pak………Mari bersatu dengan Sepakbola dengan nama GARUDA

Hilangkan rasa EGOISnya agar kami menghargai bapak bapak yang terhormat,Tapi yah terserah saja lah……….yang penting saya nonton Bola……………..

Perahu Nabi Nuh Yang dibangun di Rusia

Januari 11, 2011

KOMPAS.com – Bahtera Nuh baru dikembangkan oleh para arsitek asal Rusia. Kali ini, bahteranya berwujud hotel yang dinamai “Ark Hotel”. Bahtera yang berwujud hotel ini, dalam konsep yang ditunjukkan Senin (10/1/2011), dibangun untuk mengatasi bencana banjir akibat kenaikan pemukaan air laut.

Ketika bencana banjir terjadi, hotel ini bisa melayang di air laut sehingga mampu menyelamatkan manusia yang ada di dalamnya. Dalam kondisi tersebut, hotel yang didesain berbentuk cangkang ini juga masih bisa menyediakan energi bagi penghuninya sebab bagian dalamnya ditanami pohon.

Selain mengatasi banjir, hotel ini juga dikatakan tahan gempa. Para arsitek yang membangunnya mengatakan, rangka dan desain hotel mampu menyebarkan berat secara merata sehingga bisa mengamankan penduduk dari bencana gempa bumi yang mungkin terjadi.

Hotel ini juga memiliki panel surya dan penampung air hujan yang akan memberikan energi dan air secara alami. Bagian dalam hotel dilengkapi dengan vegetasi tumbuhan yang selain memberikan kualitas udara yang baik juga bisa menjadi sumber bahan pangan.

Eksterior hotel terbuat dari bahan yang transparan untuk memastikan tercukupinya cahaya. Kontrol intensitas cahaya dilakukan dengan adanya filter di bagian dalam ruangan. Sementara, sebuah lapisan khusus juga digunakan untuk memastikan kualitas cahaya yang masuk ruangan.

Hotel ini dibangun oleh firma arsitektur Remistudio Rusia dan International Union of Architect. Alexander Remizow dari Remistudio mengatakan, “Hotel ini dibangun untuk menjawab tantangan yang ada saat ini. Dibangun untuk mendukung sistem kehidupan yang independen.”

Tantangan yang dimaksud diantaranya adalah kebutuhan pengamanan dan perlindungan dari efek perubahan iklim serta kondisi lingkungan yang ekstrim. Selain itu juga akan menjawab kebutuhan perlindungan dari aktivitas manusia yang merusak.

Untuk membangun sistem kehidupan yang independen, Remistudio mengatakan, “Semua tanaman telah dipilih berdasarkan kesesuaian, efisiensi dalam mengatur pencahayaan dan kemampuan dalam memproduksi oksigen. Atap yang transparan mebuat tanaman bisa mendapatkan cahaya yang cukup.”

Orang Terkaya Di Indonesia 2010

Desember 3, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang pergantian tahun, majalah Forbes kembali merilis daftar 40 orang terkaya di Indonesia pada 2010.

Pemilik Grup Djarum, R Budi dan Michael Hartono, masih nomor satu terkaya di Indonesia dengan kekayaan sekitar 11 miliar dollar AS atau sekitar Rp 100,1 triliun (kurs Rp 9.200 per dollar AS).

Kekayaan orang-orang kaya Indonesia ini pun meningkat tajam dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun lalu kekayaan pemilik Grup Djarum ini sekitar 8 miliar dollar AS.

Secara keseluruhan, kekayaan 40 orang terkaya Indonesia ini mencapai 71 miliar dollar AS atau naik 29 miliar dollar AS dibandingkan dengan tahun lalu yang 42 miliar dollar AS.

Naiknya kekayaan para taipan Indonesia ini disebabkan harga komoditas, seperti hasil tambang batubara dan minyak sawit, yang sedang membaik.

Ini terlihat dari masuknya salah seorang taipan baru ke dalam 40 orang terkaya Indonesia ini, yaitu pengusaha tambang batubara Kiki Barki. Pemilik PT Harum Energy Tbk ini menyodok ke urutan ke-11 orang terkaya Indonesia dengan total kekayaan 1,7 miliar dollar AS.

Berikut 40 orang terkaya versi Forbes:
1. R Budi & Michael Hartono 11 miliar dollar AS
2. Susilo Wonowidjojo 8 miliar dollar AS
3. Eka Tjipta Widjaja 6 miliar dollar AS
4. Martua Sitorus 3,2 miliar dollar AS
5. Anthoni Salim 3 miliar dollar AS
6. Sri Prakash Lohia 2,65 miliar dollar AS
7. Low Tuck Kwong 2,6 miliar dollar AS
8. Peter Sondakh 2,4 miliar dollar AS
9. Putra Sampoerna 2,3 miliar dollar AS
10. Aburizal Bakrie 2,1 miliar dollar AS
11. Kiki Barki 1,7 miliar dollar AS
12. Eddy William Katuari 1,65 miliar dollar AS
13. Edwin Soeryadjaya 1,6 miliar dollar AS
14. Boenjamin Setiawan 1,5 miliar dollar AS
15. Garibaldi Thohir 1,45 miliar dollar AS
16. Sukanto Tanoto 1,4 miliar dollar AS
17. Theodore Rachmat 1,35 miliar dollar AS
18. Chairul Tanjung 1,25 miliar dollar AS
19. Murdaya Poo 1,15 miliar dollar AS
20. Ciliandra Fangiono 1,1 miliar dollar AS
21. Benny Subianto 1,05 miliar dollar AS
22. Arifin dan Hilmi Panigoro 985 juta dollar AS
23. Sjamsul Nursalim 850 juta dollar AS
24. Agus Lasmono Suwikatmono 845 juta dollar AS
25. Kartini Muljadi 840 juta dollar AS
26. Tahir 805 juta dollar AS
27. Sandiaga Uno 795 juta dollar AS
28. Mochtar Riady 730 juta dollar AS
29. Ciputra 725 juta dollar AS
30. Hashim Djojohadikusumo 680 juta dollar AS
31. Harjo Sutanto 650 juta dollar AS
32. Trihatma Haliman 600 juta dollar AS
33. Hary Tanoesudibjo 595 juta dollar AS
34. Kusnan dan Rusdi Kirana 580 juta dollar AS
35. Wiwoho Basuki Tjokronegoro 575 juta dollar AS
36. Engki Wibowo dan Jenny Quantero 560 juta dollar AS
37. Husain Djojonegoro 545 juta dollar AS
38. Eka Tjandranegara 525 juta dollar AS
39. Sutanto Djuhar 490 juta dollar AS
40. Prajogo Pangestu 455 juta dollar AS

Sang Pembongkar Rahasia

Desember 1, 2010

KOMPAS.com — Bagi para penggemarnya, Julian Assange adalah seorang pejuang kebenaran yang gagah berani. Bagi para pengkritiknya, dia adalah pencari publisitas yang telah membahayakan jiwa banyak orang dengan menyajikan informasi peka ke ranah publik.

Assange adalah seorang wartawan Australia, aktivis internet yang dikenal sebagai juru bicara dan Pemimpin Redaksi Wikileaks, situs internet yang memasang dokumen-dokumen rahasia. Diluncurkan tahun 2006, organisasi nirlaba itu memiliki misi membocorkan informasi rahasia untuk memerangi korupsi pemerintah dan korporasi.

Menurut orang-orang yang pernah bekerja dengannya, Assange penuh semangat, ambisius, dan sangat cerdas, dengan kemampuan luar biasa untuk memecahkan kode-kode komputer.

Nomaden Dia telah tinggal di beberapa negara. Dia mengatakan akan terus berpindah-pindah untuk menangani Wikileaks dari lokasi yang berubah-ubah. Dia bisa lama tidak makan dan memusatkan perhatian kepada pekerjaan dengan hanya sedikit tidur, demikian menurut Raffi Khatchadourian, reporter majalah New Yorker yang selama beberapa pekan bepergian dengannya, seperti disebutkan dalam profil yang disiapkan BBC News.

”Dia menciptakan atmosfer di sekelilingnya, yang membuat orang-orang yang dekat dengannya ingin mengurusnya untuk membantu dia terus bekerja,” kata Khatchadourian. ”Ini mungkin karena karismanya.”

Julian Paul Assange lahir di Townsville, Queensland, Australia, tahun 1971, dari orangtua yang menjalankan sebuah kelompok teater keliling sehingga sering berpindah-pindah.

Dia meninggalkan rumah kala berusia 16 tahun dan pada usia 18 tahun mempunyai seorang putra. Dia dan pacarnya kemudian berebut hak pengasuhan anak.

Tahun 1992, Assange ditangkap polisi federal Australia dan mengaku bersalah atas 24 tuduhan kegiatan hacking dan dibebaskan dengan denda 2.100 dollar Australia.

Dia sempat belajar fisika dan matematika di Universitas Melbourne walau tidak sampai mendapat gelar.

Assange memulai Wikileaks—yang tidak ada hubungannya dengan Wikipedia—tahun 2006 bersama sekelompok orang dengan pikiran serupa: membocorkan dokumen-dokumen rahasia untuk memerangi korupsi pemerintah dan korporasi.

Dia duduk dalam badan penasihat dengan sembilan anggota dan, walau tak mau disebut sebagai ”pendiri”, keputusan menerbitkan dokumen ke situs itu ada di tangannya.

Pembocoran dokumen mengenai Irak, Afganistan, dan Iran membuatnya dianggap berbahaya bagi pemerintah tertentu. Itu salah satu alasan dia terus berpindah-pindah. (Reuters/DI)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.