Recent Updates RSS Hide threads | Tombol Pintas

  • Hari terakhir Yusuf Kalla dan Kabinet Baru SBY 

    imbang permana 2:11 am on October 19, 2009 Permalink | Balas

    Masa jabatan wapres Jusuf Kalla segera berakhir,beliau telah menjalankan tugas dengan sangat baik untuk rakyat dan bangsa indonesia.Semoga beliau tetap berkiprah untuk memberikan peran aktif walaupun tidak berada dalam pemerintahan.Beliau akan kembali membangun bisnis dan masa tuanya di makasar.

    baca berita beliau dan kabinet baru di berbagai tempat berita :

     
  • Baca kuis dan tambah ilmu 

    imbang permana 11:42 am on October 5, 2009 Permalink | Balas
    Tag: , kuis,

    Setiap ilmu pasti datangnya dari banyak belajar ataupun banyak membaca.Di internet banyak sekali yang menawarkan atau yang menuliskan yang belum kita ketahui,misalnya dari kita belum tahu ilmu tentang bisnis,di internet banyak dlog atau web yang memberikan informasinya.

    Jangan malu bertanya-katanya akan sesat dijalan.Pepatah ini sangat benar karena sekarang zaman iptek yang canggih,bila kita terlambat mengetahui informasi yang baru.
    Saya telah membaca berbagai web yang bisa menjadikan banyak ilmu yang kami inginkan.Sebagai contoh : dengan membaca kuis dan kita yang memberikan pertanyaan kepada yang lain,pastinya pertukaran ilmu yang belum diketahui minimal jadi tahu.
    Saya ingin berbagi informasi dalam hal ini informasi dari seluruh dunia,mulai dari pengetahuan umum,olah raga,celebrity dunia atau informasi lainnya.

    Sempatkan anda membaca kuis yang disajikan dan baca informasi yang benarnya,mungkin saja dari semua kuisnya mendatangkan selalin ilmu juga bisa berbagi tulisan yang diinginkan.Web ini juga memberikan kesempatan kita untuk melayangkan pertannyaan yang kita ketahui.

    Dari sekian banyak kuis yang ada di internet,saya meyakini bahwa yang ini patut diketahui dan perlu untuk kemajuan pribadi dan umum.
    web ini menawarkan imbalan berupa uang yang akan dimasukan ke account PAYPAL pada waktu yang telah ditentukan.Daftar gratis tanpa biaya apapun,walaupun hanya membaca kuis,tapi isi dari kuisnya mantap dan bisa mendapatkan uang.
    KLIK DISINI ! untuk membaca kuisnya

     
  • Teka-teki tanah longsor 

    imbang permana 12:48 pm on October 1, 2009 Permalink | Balas
    Tag: gempa, tanah longsor

    200909

    Tahukah anda,bahwa tanah longsor yang terjadi di cianjur selatan adalah bukan tanah longsor sesungguhnya?
    Kami melakukan perjalanan langsung ke tempat kejadian,bahwa batu-batuan yang menimbun kampung pamoyanan di desa cikangkareng kecamatan cibinong adalah letupan air kawah yang menyembur dai bawah tanah,sehingga menimbulkan letupan seperti halnya gunung meletus.Karena bila tanah longsor seharusnya hanya batuan kecil dan tanah merah yang menutupi daerah tersebit,tapi ini adalah bebatuan besar yang sulit terangkat dari bawah tanah,.

    Apabila anda menyaksikan langsung ,maka sebaiknya kita harus selalu bertafakur bahwa sangat besarnya kekuasaan Allah,karena kalau dengan logika sangat tidak mungkin tapi Bagi Allah sangat mungkin.Maka segeralah Bersyukur bagi umat manusia yang masih diberikan kesempatan hidup,dan berlomba-lombalah dalam kebaikan.
    Dan kami turut berbela sungkawa kepada korban di cianjur selatan dan di padang-sumatra barat

     
  • Species Baru…Tikus Yang Panjangnya hampir satu meter 

    imbang permana 11:49 am on September 27, 2009 Permalink | Balas
    Tag: , baru, , panjang, penomena, Species, tikus

    Ilustrasi

    Beberapa ilmuwan dan pembuat film telah menemukan spesies baru tikus raksasa jauh di pedalaman hutan Papua Niugini, bersama dengan hewan lain yang selama ini tak pernah disaksikan.

    Tikus berbulu tebal itu adalah pemakan sayuran. Tubuhnya sangat besar, dengan panjang 82 sentimeter dan berat 1,5 kilogram. Ukurannya membuat hewan tersebut termasuk spesies tikus yang paling besar dari yang pernah diketahui di seluruh dunia.

    Hewan tersebut ditemukan tim ekspedisi yang membuat film untuk program BBC, Lost Land of the Volcano. Namun, tikus besar tersebut hanyalah satu dari puluhan hewan baru yang ditemukan di bawah gunung berapi Bosavi. Tim itu juga menemukan sejumlah laba-laba asing dan 20 spesies serangga.

    “Yang menjadi pusat perhatian meliputi bunglon, satu katak bertaring, dan satu jenis ikan yang disebut ’Henamo Grunter’. Diberi nama demikian karena makhluk tersebut mengeluarkan suara mendengkur dari kantung udara saat berenang,” kata Steve Greenwood, produser serial Lost Land of the Volcano. Adapun katak bertaring adalah satu-satunya dari 16 katak baru yang ditemukan.

    Masuk ke pedalaman menuju tempat penemuan hewan-hewan tadi terbilang sulit. Tim tersebut menghabiskan waktu beberapa pekan untuk mendaki puncak setinggi 2.800 meter dengan bantuan pencari jejak lokal. Namun, begitu sampai di sana, sangat mudah untuk menemukan makhluk-makhluk tadi.
    ABI
    Sumber : ANT

     
  • Keppres Pembentukan Tim Rekomendasi Pimpinan KPK 

    imbang permana 11:46 am on September 23, 2009 Permalink | Balas
    Tag: kpk, Sby

    Rahasia Mendapatkan Rp 20,4 juta/bulan Dengan Mudah… Klik Disini!

    KOMPAS.com — Meskipun urung menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengangkatan pimpinan sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (23/9) pagi ini, sebelum meninggalkan Tanah Air, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Keppres tentang pembentukan tim yang akan memberi rekomendasi untuk mengisi kekosongan pimpinan sementara KPK. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Widodo AS dalam keterangan pers di ruang VVIP Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu. Dalam keterangan pers itu Widodo didampingi oleh Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalatta dan Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa. “Presiden ingin agar nama-nama yang diangkat itu mendapat kelayakan dan dipercaya kredibilitasnya oleh masyarakat, maka dibentuklah tim untuk merekomendasi nama-nama tersebut kepada Presiden,” ujar Widodo. “Pembentukan tim itu dituangkan dalam Keppres yang sudah ditandatangani pagi ini.” Tim yang akan memberikan rekomendasi itu terdiri dari lima orang, yakni Menko Polhukam Widodo AS, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Adnan Buyung Nasution, Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalatta, mantan Ketua KPK Taufikurahman Ruki, dan advokat senior Todung Mulya Lubis. “Tim ini diberi waktu tujuh hari dan diminta melaporkan hasilnya pada Presiden pada 1 Oktober mendatang,” tambahnya. Ditanya apakah tim diberi keleluasaan untuk mencari nama-nama yang akan diusulkan kepada Presiden, Widodo membenarkan. “Tim diberi kelonggaran untuk mengeksplor nama-nama calon yang akan direkomendasikan kepada Presiden. Yang penting nama-nama itu layak menjalankan tugas dan dapat dipercaya masyarakat,” kata Widodo. Tim selanjutnya akan merekomendasikan tiga nama untuk mengisi kekosongan pimpinan KPK, jelas Widodo.

     
  • Krim Salep Untuk Ereksi 

    imbang permana 10:43 am on September 21, 2009 Permalink | Balas

    Krim salep yang digunakan untuk disfungsi ereksi (DE) menunjukkan hasil menjanjikan dalam sebuah uji coba dengan binatang. Tampaknya ini juga bisa menjadi harapan bagi para pria yang tidak bisa menggunakan pil untuk mengobati kasus yang sama. Demikianhasil laporan para ilmuwan Amerika yang terpublikasi dalam Journal of Sexual Medicine baru-baru ini.

    Obat oral DE yang biasa disebut penghambat phosphodiesterase 5 (PDE5) sudah jamak digunakan dan efektif meski dapat menyebabkan efek samping seperti sakit kepala, rasa tidak nyaman di perut, hidung mampet, gangguan kulit, pendengaran dan penglihatan. Sementara para pria penderita penyakit jantung yang sudah parah harus hati-hati bila mengonsumsi obat oral ini.

    Krim baru yang mengandung partikel nano ini dapat membawa obat dan substansi lain seperti oksida nitrit dan menyebarkannya secara tetap dan terkontrol, menurut para ilmuwan dari Albert Einstein College of Medicine di Yeshiva University, New York City. Oksida nitrit merupakan molekul penanda yang mampu melebarkan pembuluh darah terutama di penis sehingga memudahkan ereksi.

    Terapi dengan partikel nano sudah diujikan pada 18 tikus yang memiliki kecenderungan DE. Beberapa tikus menerima partikel nano dengan oksida nitrit, yang lainnya dengan bahan yang sama plus sebuah obat DE yang disebut silorphin (yang memiliki perbedaan mekanisme dalam mengobati dibanding penghambat PDE5) dan kelompok ketiga menerima partikel nano dengan oksida nitrit plus penghambat PDE5 tadalafil (Cialis).

    Sekitar lima atau tujuh tikus yang menerima partikel nano dengan oksida nitrit dan kesebelas tikus yang menerima partikel nano beroksida nitrit baik yang menggunakan silorphin atau tadalafil menunjukkan kemajuan yang berarti dalam kemampuan ereksi.

    “Waktu respons partikel nano sangat pendek, hanya beberapa menit, dan inilah yang diinginkan dalam pengobatan DE,” ujar Dr. Joel M. Friedman, profesor fisiologi, biofisika dan kedokteran dalam sebuah rilis. “Baik pada tikus maupun manusia, butuh 30 menit sampai sejam agar efek obat ini bisa terasa.”
    ABD
    Sumber : healthdaynews

    Kutipan :http://www.kompas.com/read/xml/2009/09/21/16544735/Ada.Lho.Salep.Penimbul.Ereksi

     
  • Malaysia Peng-Export Teroris ? 

    imbang permana 2:45 pm on September 19, 2009 Permalink | Balas
    Tag: , nasional, terkini,

    Perdana Menteri Malaysia Najib Razak

    Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak menegaskan, sangat tidak pantas jika Malaysia dicap sebagai negara yang “mengekspor” para militan karena terorisme adalah masalah regional atau global tanpa batas-batas negara.

    “Bahkan dalam kasus serangan 11 September (2001) yang menghancurkan menara kembar World Trade Center di Amerika Serikat, para teroris berasal dari luar negara itu. Hal ini menunjukkan bahwa kita menghadapi isu global, tidak terbatas pada satu negara,” kata Najib Razak seperti dikutip “Malay Mail”, hari Sabtu (19/9).

    PM Malaysia ini mengomentari tewasnya Noordin Mohd Top, teroris yang paling diburu di Asia Tenggara, dalam serangan polisi di Solo, Jawa Tengah, Kamis lalu.

    Noordin, anggota Jemaah Islamiyah (JI), adalah otak dan dalang dari serangkaian aksi pengeboman di Bali dan Jakarta selama ini.

    Najib Razak mengatakan, berbagai persoalan terorisme membutuhkan kerja sama antarnegara, bahkan kerja sama di tingkat global.

    “Noordin sebenarnya dipengaruhi Abubakar Baasyir, seorang warga negara Indonesia. Jadi, untuk mengatakan bahwa kita (Malaysia) mengekspor para militan, adalah tidak benar karena dia (Noordin) dipengaruhi oleh Abubakar Baasyir dari Indonesia, yang membuka sekolah agama di Ulu Tiram, Johor. Dari sanalah, semuanya berawal,” ungkap PM Malaysia Datuk Najib Razak.

    “Seperti kita ketahui bersama, terorisme adalah masalah regional dan global. Tak ada batas-batas negara. Dibutuhkan kerja sama antarnegara di tingkat global,” tandas Najib Razak.

     
  • 10 Fakta tentang Noordin M Top 

    imbang permana 8:18 am on September 18, 2009 Permalink | Balas
    Tag: Berita nasional, berita terkini, ,

    KOMPAS.com - Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pepatah ini mungkin tepat menggambarkan sepak terjang gembong teroris Noordin M Top (41).

    Setelah sembilan tahun diburu, akhirnya Noordin berhasil ditumpas oleh Detasemen Khusus 88 Mabes Polri dalam sebuah penyergapan selama sembilan jam di Kampung Kepuh Sari RT 3 RW 11, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah.

    Penyergapan berlangsung berlangsung sejak Rabu (16/9) tengah malam. Berikut ini adalah sepuluh fakta tentang gembong teroris paling dicari di Asia Tenggara ini:

    1. Noordin, lahir 11 Agustus 1968, merupakan warga negara Malaysia yang menyelundup masuk ke Indonesia melalui Riau pada awal tahun 2002. Sebelum ke Indonesia, sejak tahun 1995 Noordin terlebih dahulu aktif di Pondok Pesantren Luqmanul Hakiem yang berafiliasi pada jaringan Jemaah Islamiyah. Di ponpes yang pada puncaknya pernah memiliki 350 santri tersebut, Noordin sempat dipercaya menjabat sebagai kepala sekolah.

    2. Tidak saja dikenal sebagai ahli perakit bom, jebolan Universiti Teknologi Malaysia ini juga memiliki reputasi dalam merekrut “calon pengantin” atau pelaku bom bunuh diri.

    3. Noordin dipercaya bertanggung jawab atas empat bom bunuh diri yang terjadi di Indonesia, seperti Bom JW Marriott pada tahun 2003, Bom Kedutaan Besar Australia pada tahun 2004, tiga restoran padat warga asing di Denpasar, Bali, pada tahun 2005, serta Bom Mega Kuningan pada tahun 2009. Atas tindakan tersebut, lebih 200 orang tewas. Angka ini terdiri dari korban lokal maupun warga asing.

    4. Ketika hengkang dari Malaysia, Noordin meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Selama buron di Indonesia, Noordin setidaknya telah menikahi dua warga Indonesia. Kedua orang tersebut adalah Munfiatun, dinikahinya pada bulan Mei 2004, dan Arina Rahmah, pada bulan September 2005.

    5. Noordin dikenal sebagai gembong teroris yang licin bak belut. Pria kelahiran Johor ini setidaknya telah empat kali lolos dalam penyergapan oleh Densus 88. Pertama pada bulan November 2005 di Kota Batu, Jawa Timur. Pada penyergapan ini, Dr Azahari tewas tertembak. Kedua pada penyergapan di Wonosobo bulan April 2006. Ketiga pada penyergapan di Palembang bulan Juli 2008. Terakhir di Bekasi pada bulan Agustus 2009.

    6. Noordin bersama kelompoknya diyakini pernah merencanakan penyerangan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pertengahan bulan Agustus 2009. Hal ini terungkap seiring ditemukannya sekitar setengah ton bahan peledak di Perumahan Puri Nusa Phala, Bekasi.

    7. Kemampuan Noordin dalam merekrut dan merencanakan pengeboman diyakini telah terwariskan ke pengikutnya. Hal ini terbukti dengan keberadaan Ustadz Saifudin Zuhri bin Jaelani Irsyad. Saifudin Zuhri berhasil merekrut Ibrohim, penata bunga di Ritz-Carlton, dalam perencanaan peledakan bom Mega Kuningan. Mabes Polri sendiri mengungkapkan, Ibrohim memegang peranan dominan dalam perencanaan bom Mega Kuningan, di antaranya melakukan survei dan menyelundupkan bom ke dalam hotel melalui akses masuk karyawan.

    8. Selama buron, Noordin lebih banyak menghabiskan waktunya di berbagai pelosok kota di Pulau Jawa, mulai dari Bandung, Cilacap, Solo, Surabaya, hingga Blitar. Pulau Jawa yang padat dan masyarakatnya yang cenderung permisif turut mendukung persembunyiannya. Noordin juga diyakini tidak pernah singgah di tempat yang pernah ditinggalinya.

    9. Mabes Polri pernah “menghargai kepala” Noordin Rp 1 miliar.

    10. Noordin tewas dalam penyergapan di Jebres, Solo, pada tanggal 16 September. Noordin tewas bersama dengan Susilo alias Adib, Bagus Budi Pranoto alias Urwah, dan Ario Sudarso alias Aji. Dua orang terakhir ini merupakan orang yang masuk ke dalam daftar pencarian orang Mabes Polri.

     
  • Tulisan- Penyalamatan Atau Perampokan? 

    imbang permana 4:29 pm on September 11, 2009 Permalink | Balas
    Tag:

    Heri Susanto, Eko Huda S, Nur Farida Ahniar, Karaniya Dharmasaputra, Bayu Galih
    Century Bank (VIVAnews/Tri Saputro)

    SENIN, 31 Agustus 2009, dari Istana Wakil Presiden Jusuf Kalla menggulirkan bola api politik. Dia mendadak menggelar jumpa pers soal kasus Bank Century. Di sini kandidat yang kalah bertarung dalam pemilu lalu itu bukan sekadar melontarkan pernyataan keras, tapi juga menegaskan sikap yang secara diametral bertentangan dengan tim ekonomi di kabinet dan Bank Indonesia.

    “Kasus Century bukan karena krisis tapi kriminal, perampokan. Kenapa kita tolerir?” Kalla menyerang. Lebih jauh, ia bahkan menyatakan Boediono, Gubernur BI saat itu, tidak berani memerintahkan penangkapan pemilik Century, Robert Tantular. “Saya yang perintahkan Robert ditangkap,” Kalla mengklaim.

    Sontak, pernyataan keras itu langsung memicu kontroversi.

    Kalla mengaku baru dilapori empat hari kemudian setelah keputusan untuk menyelamatkan Century diambil Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia pada rapat 21-22 November 2008. Alasan penyelamatan karena krisis keuangan dunia pun kini banyak digugat. Belum lagi, beberapa soal peka berikut ini: dosis suntikan modal Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang terus membengkak dari semula Rp 630 miliar menjadi Rp 6,7 triliun, segelintir deposan besar yang duitnya diselamatkan oleh kebijakan bail out ini, hingga “ancaman” Wakil Presiden yang menyebutkan jika kasus Century diungkap, imbasnya bakal merembet ke mana-mana. Sejumlah kalangan kini bahkan mulai menyamakan kasus ini dengan skandal cessie Bank Bali yang menggoyahkan pemerintahan Habibie dulu.

    Century tengah bergulir menjadi bola liar politik. Pernyataan Wakil Presiden ditangkap berbagai pihak, mulai dari ekonom, anggota LSM hingga politisi di DPR. Bahkan, lima hari berikutnya, pada 4 September 2009, sekitar 29 anggota DPR—sebagian adalah politisi sekutu Kalla—merilis pernyataan bersama mengecam keras keputusan penyelamatan Century. “Ini mengulang skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI),” kata anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa, Effendi Choirie.

    ***

    Satu hal sudahlah jelas. Century bukan goyah karena krisis dunia. Bank ini sudah busuk sejak bertahun-tahun lampau. Dan borok itu bahkan telah diungkap oleh Bank Indonesia sendiri ketika Century masih bernama Bank CIC.

    Hal itu jelas-jelas tertera dalam dokumen autentik pemeriksaan Bank Indonesia (BI) tertanggal 22 Juli 2002 yang diperoleh VIVAnews. Jelas-jelas tertera di situ, berdasarkan pemeriksaan pada kurun waktu 16 Juli-30 November 2001, auditor bank sentral telah mendapati berbagai lubang di brankas CIC. “Manajemen bank telah melakukan pemberian kredit dalam jumlah besar yang melanggar prinsip kehati-hatian. Beberapa pelanggaran di antaranya memiliki unsur tindak pidana,” begitu tim pemeriksa menyimpulkan.

    Rasio kecukupan modal (CAR) CIC juga merah menyala di level minus 83,06 persen dan ada kekurangan modal senilai Rp 2,67 triliun. Sudah begitu, juga didapati adanya pelanggaran batas maksimum pemberian kredit (BMPK) sebesar 852,18 persen ke 15 debitor tak terafiliasi dan 639,44 persen kepada lima debitor grup. Yang ironis, Jay Kumar, auditor yang melaporkan berbagai kejanggalan itu malah dipecat dari Bank Indonesia.

    ***

    Temuan itu diamini ekonom Dradjad Wibowo. Ia menyatakan seharusnya Century sudah ditutup sejak enam tahun lalu. Tapi BI ketika itu malah membiarkan bankir dengan rekam jejak buruk tetap mengendalikan bank ini melalui kepemilikan secara tidak langsung.

    Berkaca dari sejarahnya, Century memang contoh buruk masa lalu. Ia dilahirkan dari merger tiga bank, yakni Bank CIC, Pikko, dan Danpac, pada 2004. Dari tiga bank ini cuma brankas Danpac yang sedikit mengkilat. Adapun CIC dan Pikko tak lebih dari dua bank sekarat.

    CIC bahkan pernah tiga kali masuk pengawasan khusus BI pada Maret-September 2002. Penyebabnya, aset berupa obligasi busuk meningkat drastis sehingga rasio modalnya jeblok hingga minus 83 persen, sebagaimana dinyatakan dalam dokumen pemeriksaan BI di atas.

    Namun, alih-alih dilikuidasi, BI justru memberi ruang dengan mengizinkan CIC bergabung dengan dua bank lainnya itu. Alasan BI ketika itu, ketiga bank ini dikendalikan oleh pemilik yang sama—Robert Tantular, Rafat Ali Rizvi, dan Hesham Al Warraq.

    BI kemudian melarang Robert menjadi pengurus bank karena masuk daftar bankir tercela (DOT). Anehnya, meski sudah masuk daftar hitam, Robert masih terus bebas mengatur dan mengendalikan Century dari balik layar. Dia tidak menjadi pengurus langsung, tapi terus mengontrol kemudi melalui PT Century Mega Investindo dengan saham sebesar 9 persen dan PT Century Superinvestindo, 5,6 persen. Dua sekutu Robert, yakni Rafat Ali dan Hesham Al Warraq, turut mengendalikan Century melalui First Gulf Asia Holdings, Ltd.

    Robert juga menempatkan saudari kandungnya, Theresia Dewi Tantular, sebagai Kepala Divisi Surat Berharga. Meski posisinya di bawah direktur, menurut sumber VIVAnews di Bank Century, kewenangan tak laiknya seorang bos besar. Kini diburu polisi, jebolan Bachelor of Arts untuk bidang ekonomi dari Carleton University ini bebas mencuri duit Century US$ 18 juta pada dini hari menjelang bank diambilalih LPS.

    ***

    Paska merger 2004, Century tak langsung sehat. Branks CIC yang penuh lubang berat mengganduli Century. Lubang itu datang dari berbagai surat berharga valas senilai US$ 203 juta yang berkualitas rendah serta obligasi US Treasury senilai US$ 185 juta. Nilai totalnya hampir US$ 400 juta. “Mengapa obligasi bodong itu dibiarkan BI (bertahun-tahun) menjadi aset Century,” Wakil Presiden bertanya.

    Sebenarnya, BI sudah berupaya mengatasi lilitan persoalan obligasi tersebut dengan cara meminta bank menjual tunai dengan tenggat Desember 2005. Namun, Century tak dapat menjualnya. Yang jadi soal, BI lantas bersetuju-setuju saja terhadap proposal yang diajukan pemilik bank untuk menyelesaikannya melalui skema penjaminan aset.

    Pada Oktober 2005, Century lalu meneken perjanjian penjaminan aset dengan First Gulf Asia, pemilik Century. Dalam perjanjian ini, First Gulf menempatkan jaminan US$ 40 juta. Empat bulan kemudian, Century menandatangani kontrak dengan Telltop Holdings Ltd., Singapura, yang mewakili pemilik Century, untuk menyelesaikan kewajiban obligasi senilai US$ 203 juta. Jaminannya sebesar US$ 220 juta di Dresdner Bank.

    Yang jadi pertanyaan, kenapa BI membiarkan surat berharga bank terus dikuasai oleh pemegang saham serta menyetujui jaminan yang disimpan di berbagai bank di luar negeri. “Mengapa aset bank dibiarkan disimpan di luar negeri?” Dradjad mempertanyakan.

    Sampai Century diakuisisi LPS, surat utang senilai US$ 179 juta atau Rp 2,2 triliun masih berada di luar negeri. Sebagian besar diantaranya masih dikuasai First Gulf dan Chinkara Capital yang dimiliki Hesham dan Rafat Ali. Tak heran jika BI dan pemerintah kini kelimpungan mencairkan aset tersebut.

    ***

    Persoalan belum selesai. Itu baru soal surat berharga.

    Tipu daya Robert juga terungkap dalam penyaluran kredit. Misalnya, kredit kepada PT Wibowo Wadah Rezeki sebesar Rp 121 miliar, dan PT Accent Investindo, Rp 60 miliar. Keduanya adalah perusahaan yang terafiliasi dengan Robert. Selain itu juga masih ada persoalan kredit ekspor fiktif untuk enam debitor senilai US$ 95 juta yang dikucurkan kepada orang-orang dekat Robert Tantular. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, para saksi mengungkapkan betapa pengucuran kredit kepada dua perusahaan itu dilakukan tanpa mematuhi prosedur. Kini, kredit itu macet tak tertagih.

    Mantan Kepala Cabang Century Senayan, Linda Wangsadinata, misalnya, mengungkapkan Robert memaksanya mencairkan kredit meski tak dilengkapi data, survei, dan jaminan apapun. Saksi lainnya, Desy Damayanti, mengaku dijadikan direktur bohong-bohongan oleh Robert di PT Accent ketika kredit diajukan. Padahal, dia sesungguhnya hanyalah staf bagian umum yang tak tahu-menahu dengan urusan kredit yang dicairkan pada April 2008 tersebut.

    BI belakangan mengakui adanya berbagai tindak kriminal perbankan itu. Namun, bank sentral berdalih tak bisa mendeteksinya sejak dini karena kejahatan dilakukan secara terorganisir. “Banyak aset-aset fiktif adalah buah kerjasama pemilik dan manajemen bank,” kata Deputi Direktur Direktorat Pengawasan Bank I, Heru Kristiyana, kepada VIVAnews. Akibat berbagai kejahatan itu, total kerugian Century lebih dari Rp 9 triliun.

    ***

    Alih-alih jadi penyebab, krisis ekonomi dunia semata menyediakan katup-pembuka bagi berbagai kebobrokan yang lama ditutup-tutupi itu. Saat krisis datang menghantam, Century langsung goyah, terlebih ketika para deposan kakap menarik dana secara besar-besaran sejak Juli hingga November 2008. Mereka adalah keluarga Sampoerna, PT Timah, PT Jamsostek, PTPN Jambi, Koko Thamrin, dan Sinar Mas. Total dana yang ditarik tercatat Rp 3,6 triliun.

    Tak pelak, Century pun ambruk. Pada November 2008, BI sempat turun tangan memberikan fasilitas pendanaan jangka pendek sebesar Rp 689 miliar. Namun, pendarahan Century tak kunjung bisa dihentikan.

    Pemerintah dan BI langsung menggelar rapat maraton. Berlangsung selama 11 jam—sejak pukul 20.00 Kamis malam hingga Jumat pagi pukul 7.00 WIB, tanggal 20–21 November 2008—para petinggi BI, Departemen Keuangan, dan LPS berkumpul membahas nasib Century. Menurut Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution, di rapat itu mereka berdebat dengan keras. “Segala macam perkataan keluar,” kata Darmin yang saat itu masih menjabat sebagai Dirjen Pajak. “Saya ikut hadir dalam rapat itu, banyak yang merasa sakit hati.”

    Yang jelas, menurut Darmin, kala itu banyak yang mencemaskan perkembangan krisis global. Mereka khawatir penutupan Century akan menghasilkan efek-menular terhadap 23 bank lain yang juga sedang goyah diancam rush. Selain itu, dia juga mengingatkan Century memiliki transaksi antarbank dengan 65 bank lain. “Jadi, ada potensi risiko sistemik yang sangat nyata,” Darmin menjelaskan.

    Century lalu dinyatakan sebagai bank-gagal yang penutupannya punya efek sistemik. Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai Ketua Stabilitas Sistem Keuangan lalu memutuskan Century harus diselamatkan.

    Kegagalan bank sentral dan pemerintah menindak aksi kriminal perbankan yang telah berlangsung sejak lama itu, kembali menagih uang pembayar pajak. Kini, nilainya Rp 6,7 triliun “saja”.

    • VIVAnews

     
  • Bisnis Buron Century 

    imbang permana 8:50 am on September 11, 2009 Permalink | Balas
    Tag:

    Rafat Ali Rizvi (interpol.com)

    Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah menghimpunan informasi mengenai keberadaan aset-aset buronan PT Bank Century Tbk. Bahkan, PPATK sudah membuat sekitar 21 analisis dan telah melaporkannya kepada kepolisian.

    Menurut Ketua PPATK, Yunus Husein, aset-aset milik mantan pemegang saham Century itu tersebar di sembilan negara dan lokasi. Umumnya mereka memanfaatkan negara tax havens untuk menyembunyikan uangnya. Tax havens adalah negara dengan pajak rendah, dan situasi stabil.

    Di antaranya adalah Inggris, Swiss, Hong Kong, Singapura, Bermuda, Mauritius, British Virgin Islands, dan Kepulauan Jersey.

    Di Hong Kong, PPATK dan Bareskrim Mabes Polri telah menemukan surat berharga dan uang tunai senilai lebih dari US$ 1 miliar yang terkait dengan buronan Hesham Al Warraq dan Rafat Ali Rizvi, serta terpidana Robert Tantular. Dari aset-aset itu, sekitar 80 persen berupa surat berharga.

    “Kami sudah berkomunikasi dengan Hong Kong, mereka meminta tambahan informasi,” ujarnya.

    Di Swiss, yakni di Dresdner Bank, ada aset-aset senilai US$ 156 juta yang menjadi jaminan Hesham Cs untuk surat berharga Century. Persoalannya, klaim Century kepada Dresdner Bank atas dana jaminan itu kini menjadi rebutan dengan Tarquin dan Telltop Holding Ltd, yang dulunya mewakili pemegang saham Century.

    Di Bermuda, dari penelusuran VIVAnews, Rafat Ali menjadi direktur Tembusu Investment Limited, sebuah perusahaan investasi pada 17 Maret 2008. Selain terdaftar di Bermuda, Tembusu berkantor di Singapura, yakni di 120 Robinson Road #13-02, Parakou Building, Singapore 068913.

    Menurut laporan keuangan Tembusu Investment pada Desember 2008, Rafat Ali memiliki saham secara tidak langsung di perusahaan ini sejak 19 Februari 2008 melalui Galleria Resources Ltd yang terdaftar di British Virgin Islands.

    Galleria dikendalikan oleh Clarence Ltd, sebuah perusahaan yang terdaftar di Brunei Darussalam yang dimiliki oleh Rafat Ali.

    Di Mauritius, Rafat Ali menjadi pendiri dan Direktur Pelaksana dari First Capital Ltd yang mengelola First Global Funds PCC.

    Di Singapura, Rafat Ali dan Hesham memiliki sejumlah perusahaan yang berkantor di sana. Di antaranya adalah Chinkara Capital, First Gulf Asia Holdings, Tembusu Investment Ltd dan Vantage Corp Ltd. Rafat Ali adalah pemegang saham terbesar Vantage Corp.

    “Kalau di Singapura, kebanyakan isinya manajemen dan perusahaan pengendali,” ujar Yunus.

    Rafat Ali sesungguhnya juga terdaftar sebagai direktur non eksekutif di Circle Oil Plc yang berpusat di Eropa. Namun, tidak jelas apakah Rafat Ali juga terdaftar sebagai pemegang saham dan terkait dengan Century. Circle Oil adalah perusahaan migas yang mengelola ladang minyak di Tunisia, Maroko, Mesir, Oman dan Namibia.

    heri.susanto@vivanews.com

    • VIVAnews

     
c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
balas
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
esc
batal